Pesilat SH Terate Meninggal saat Latihan

By Pantura Raya Pada : 08 Mei 2017, 23:48:58 WIB, - Kategori : OLAH RAGAPesilat SH Terate Meninggal saat Latihan

Jember (beritajatim.com) - Saiful Rizal, pesilat Perguruan Silat Setia Hati Terate, mendadak meninggal dunia saat berlatih di Balai Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Sabtu (6/5/2017) malam.

"Pada pukul 21.30, dia mengikuti latihan rutin. Ketika dia jatuh di tempat, tahu-tahu langsung kejang-kejang," kata Kepala Kepolisian Sektor Mumbulsari Ajun Komisaris Heri Supadmo, Senin (8/5/2017).

Anggota perguruan silat lainnya langsung membantu. Saiful dilarikan ke Puskesmas Mumbulsari. "Setelah sampai di puskesmas, yang bersangkutan sudah meninggal. Jadi meninggal di perjalanan," kata Heri.

Berdasarkan visum, menurut Heri, tak ada tanda-tanda penganiayaan. "Saya juga melihat sendiri bahwa tubuh korban bersih mulus. Tidak ada lebam dan tanda penganiayaan. Dimungkinkan yang bersangkutan kena serangan jantung," katanya.

Perlu otopsi untuk pembuktian itu. Namun keluarga Saiful menolak. "Kami sudah tawarkan otopsi," katanya. Keluarga Saiful menganggap itu musibah dan memberikan pernyataan penolakan otopsi.

Sementara itu, Ketua PSHT Jember Jono mengatakan, Saiful baru berlatih kurang lebih dua bulan. "Kemarin latihan rutin biasa. Saat latihan jatuh belakang, ternyata dia duduk tidak bangun-bangun. Sempat ditanya pelatih, menjawab: tidak apa-apa. Lalu kejang, akhirnya tidak sadar," katanya.

Jono mengakui, jika saat masuk PSHT, Saiful tidak ditanya soal riwayat sakit jantung. "Kami tidak sampai ke sana. Masuk ke SH Terate, minimal ada surat keluarga dan sekolah, harus mengikuti yang diatur pelatih," katanya. Pengurus PSHT sudah mendatangi rumah duka dan menyampaikan santunan. Selain itu ada tahlilan untuk mendoakan Saiful. [wir/but]