KAMMI Aceh: Ketika Diskon Lebih Menggoda dari Gebyar Pahala Ramadhan

By Pantura Raya Pada : 23 Jun 2017, 09:58:28 WIB, - Kategori : KAMMI Aceh: Ketika Diskon Lebih Menggoda dari Gebyar Pahala Ramadhan

KAMMI Aceh: Ketika Diskon Lebih Menggoda dari Gebyar Pahala Ramadhan

 Banda Aceh Panturaraya.com - Pelaksanaan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan sudah memasuki H-2. Sejak masuknya Bulan Ramadhan setiap muslim sudah mulai gencar meningkatkan semangat untuk memperbanyak melakukan ibadah kepada Allah SWT. Di Bulan Ramadhan Allah melipatkan gandakan pahala setiap ibadah yang dilaksanakan.  Adapun di bulan lain kelebihan ini tidak didapatkan.  

Semakin mendekati hari terakhir maka semakin banyak bonus-bonus pahala yang akan diberikan oleh Allah SWT.  Salah satu bonus terbesar di akhir Bulan Ramadhan adalah adanya malam Lailatul Qadar.  Di mana jika seorang muslim beribadah di malam itu maka Allah akan melipat gandakan pahalanya sama seperti beribadah selama 1000 Bulan. Sebab itu,  tidak heran jika Rasulullah SAW memerintahkan umatnya agar memperbanyak ibadah di 10 malam terakhir. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak iktikaf,  qiyamul lail,  tilawah Alquran dan bersedekah. 

Namun ternyata,  gebyar pahala itu tidaklah dianggap menarik oleh sebagian muslim. Diskon belanja mengalahkan seruan Rasulullah SAW untuk memperbanyak ibadah di 10 hari terakhir.  Berbondong-bondong masyarakat pergi berbelanja di malam Ramadhan sampai harus meninggalkan pelaksanaan shalat tarawih. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang pergi berbelanja ke pasar dan semakin sedikitnya jamaah shalat tarawih di mesjid. 

Menanggapi fenomena tahunan diatas Ketua Umum PW KAMMI Aceh Tuanku Muhammad mengatakan kepada media, kamis (22 Juni 2017) mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk dapat memaksimalkan ibadah di 2 hari terakhir Ramadhan tahun ini.  Baik itu di siang hari maupun di malam hari. 

"Rakyat Aceh harus menjadi contoh bagi muslim lainnya dalam beribadah di hari-hari terakhir Ramadhan. Jangan sampai kita di Aceh juga sama fenomenanya seperti daerah lain yang tidak me jalankan syariat Islam. Rakyat Aceh harus menjadi muslim yang cerdas yang tidak menyia-nyiakan kesempatan di setiap akhir Ramadhan." Ucap Tuanku.  

Disamping itu,  Tuanku juga mengajak seluruh rakyat Aceh untuk berbondong-bondong ke mesjid di 2 malam terakhir Ramadhan ini baik iti untuk shalat tarawih, witir dan qiyamul lail maupun untuk beriktikaf. " jika puasa tahun ini banyak rakyat Aceh yang mendapat predikat Taqwa maka tentu Bumi Aceh kedepan juga akan mendapat keberkahan dari Allah. "Tambah Tuanku. 

Oleh karena itu,  marilah rakyat Aceh memaksimalkan waktunya di H-2 Bulan Ramadhan ini untuk memperbanyak ibadah kepada Allah seperti Shalat 5 waktu, dhuha, tahajud, tarawih dan witir,  tadarus AlQuran, zakat, bersedekah dan ibadah lainnya. Bisa jadi di 2 hari terakhir inilah Allah memberikan keberkahan dan ampunannya kepada kita semua.@Najimi