Tidak Transparan, Kades Bulumargi Didemo Warga

By Pantura Raya 16 Mei 2017, 11:18:12 WIB

Tidak Transparan, Kades Bulumargi Didemo Warga

Keterangan Gambar :



 
LAMONGAN (panturaraya) - Ratusan warga Desa Bulumargi, Kecamatan Babat, Lamongan, Jawa Timur. Senin (15/5/2017) menggelar aksi unjukrasa menuntut Kepala Desa Bulumargi untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan Dana Desa (DD) secara transparan dan mengedepankan musyawarah dalam menentukan kebijakan Desa.

Sekitar pukul 09.30 WIB massa dari 4 dusun yakni Karangdowo, Kemlagi, Kepoh dan Bulugondang berkumpul di depan Balai Desa Bulumargi dengan membawa poster bertuliskan tuntutan dan aspirasinya. 

"Selama ini Kades (Kepala Desa-red) tidak transparan dalam menjalankan pemerintahan desa, Bengkok desa milik perangkat desa yang kosong digadaikan tanpa melalui musyawarah desa," teriak warga dalam orasinya.

Masiran, Korlap Aksi mengungkapkan, Aksi ini menuntut agar Kepala Desa Bulumargi, Trimo Hadi Saputro, mempertanggungjawabkan pengelolaan Dana Desa secara transparan kepada masyarakat. Karena Warga butuh tahu info pembangunan desa secara jelas dan terperinci.

"Semua perangkat desa kalau ditanya tentang anggaran desa dan pengelolaan dana desa jawabnya tidak tahu, dan semua dikelola tunggal oleh kepala desa. Sementara pembangunan infrastruktur desa termasuk jalan poros desa rusak gak diperhatikan," Ungkap Masiran.

Warga juga meminta, Kepala Desa beserta perangkatnya harus menjadikan Balai Desa sebagai pusat pelayanan masyarakat kecuali pelayanan yang bersifat mendesak. "Sebab selama ini kantor balai desa tidak difungsikan, setiap harinya sepi tidak ada pelayanan, bahkan semua dokumen ada di rumah kades maupun perangkat desa," lanjutnya.

Aksi Warga Desa Bulumargi di Balai Desa tersebut juga mendapatkan pengamanan ketat dari aparat Kepolisian dan Koramil Babat. 

Dalam aksinya warga tidak dapat bertemu dengan Kepala Desa Bulumargi, Trimo Hadi Saputro, lantaran tidak berada di tempat sedang keluar kota. Aksi ratusan warga Bulumargi akhirnya ditemui oleh Sekretaris Desa, Atekan.

Dalam aksinya warga juga merasa kecewa dengan sikap kepala desa yang enggan menemui warga dan justru memilih keluar kota. Warga mengancam akan melakukan aksi serupa yang lebih besar lagi hingga pihak Kepala Desa mau menemuinya dan mempertanggungjawabkan pengelolaan desa selama ini


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Sekarjagad Crew

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • jajaran jasa seo

    Good to know that... I love your site very much. ...

    View Article
  • Jasa Pendaftaran merek

    Terima kasih atas semua info yang anda berikan. http://optimasihki.id/contact/ ...

    View Article
  • PULAU TIDUNG

    Sungguh menarik artikel dalam situs anda. Ditunggu informasi yang lain. Semangat! ...

    View Article
  • Paket Wisata Pulau Pari

    Thank you so much! ...

    View Article